Home » » Ibadahnya nabi muhammad sebelum turun perintah sholat

Ibadahnya nabi muhammad sebelum turun perintah sholat

Apa gerangan ibadah Nabi Muhammad saw sebelum turun perintah sholat?
Oleh : Abah Jagat

Assalamualaikum wr wb.
Pangersa Guru Agung Syeikh Muhammad Abdul Gaos SM Al-Qodiri An-Naqsyabandi Al Kamil Qsa, Ra dari gurunya dan dari gurunya sampai ke hadirat Rosul Muhammad saw menyampaikan, ibadah manusia agung selama 12 tahun hanya melaksanakan dua dzikr, yang ia peroleh dari perantara bimbingan Malaikat Jibril di Gua Hiro. Yaitu, dzikr yang dijahrkan melalui lisan yang suci beliau yakni 'Laa Ilaaha Illalloh' dan yang kedua dzikr hati, dzikr malaikat pun tak mampu mendengar dan mendeteksinya. Dzikr khofi yang hanya Alloh saja yang tahu: dzikr ismu 'dzat.

Selama 12 tahun tak putus-putus hanya berdzikr sehingga tak satu milimeter pun dalam diri beliau yang luput dari balutan asma, sifat, dan dzat Alloh. Dzikr meliputi sekaligus melampaui: meraga, menjiwa, merasa, merasuk, dan meragasukma Nur Muhammad dalam manusia Muhammad. Beliaulah perwudujan Alloh dibumi, beliaulah tajalli Ilahi ke dalam raga manusia yang paling sempurna.

Ketika paripurna fana', datang perintah sholat, beliau pun dengan mudah baqo' dalam khusu'. Seluruh hidupnya, tarikan nafas, gerak-gerik kehidupannya sudah terlatih selama 12 tahun khusu' melalui dzikirnya.

"Tidak akan ketemu khusyu' kalau di luar sholat belum ketemu khusyu'," begitu Pangersa Abah Aos, menyampaikan.

Pelaksanaan dzikr jahr setelah sholat dan dilanjut dzikr hati adalah dalam rangka penyelerasan dan percepatan agar kita segera ketemu dan selalu khusyu' setiap waktu di luar maupun di dalam sholat.
Khusyu' itu 'khudur hati dengan ismu dzat', Alloh menjiwa dan meragasukma dg diri kita, karena hidup hati tiada henti dengan dzikr khofi. Kita larut ke dalam Alloh seperti larutnya manis pada gula.

Alhamdulillah...
Hatur Nuhun Abah

Wassalam wr wb

0 comments:

Post a Comment