Home » , » Sudah Tahu? Bekasi Punya Wayang Ajen yang Eksis di Luar Negeri

Sudah Tahu? Bekasi Punya Wayang Ajen yang Eksis di Luar Negeri

Nama Wayang Ajen mungkin tak sepopuler Wayang Kulit atau Wayang Golek. Namun, wayang asli Sunda ini telah mengharumkan nama Indonesia di mata dunia. Wayang ini berbasis di Bekasi, namanya Sanggar Purwa Pujangga.

Bukan rahasia lagi kalau eksistensi wayang semakin memudar, terutama di kalangan anak muda. Oleh karena itulah dua Mantan Ketua Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Bandung, yakni Wawan S Gunawan dan Arthur S Nalan, menciptakan Wayang Ajen yang konsepnya mengikuti perkembangan zaman.

"Konsep Wayang Ajen tidak lepas dari ruang dan waktu. Ada sekitar 12 item struktur pertunjukan mulai dari dalang sampai pemain musik dan penata artistik, yang semuanya mengikuti perkembangan zaman," tutur Wawan S Gunawan kepada detikTravel, Kamis (6/8/2015).

Wayang Ajen dikonsep pada 1998, pertunjukan pertama digelar satu tahun setelahnya. Kata 'ajen' sendiri, kata Wawan, berasal dari bahasa Sunda yang berarti nilai atau makna.

"Ngajeni juga artinya menghargai, ada harga atau nilai jual," tambah dia.

Benar saja, waktu detikTravel menyambangi Sanggar Purwa Pujangga di Wisma Jaya Blok CC3 No 11, Bekasi Timur, boneka wayang berderet dan merepresentasi banyak sosok. Tak hanya Semar, Gareng atau Petruk, tapi ada juga tokoh-tokoh nyata seperti Wali Songo dan Presiden Jokowi.

"Wayang Ajen tetap berdasar pada wayang golek. Namun kami mengolaborasikan dengan elemen-elemen kekinian termasuk musik gabungan gamelan Jawa dengan pop, jazz, bahkan rock," papar Wawan.

Tak heran, Wayang Ajen sampai saat ini telah tampil dan diapresiasi oleh 49 negara. Wawan menuturkan, penghargaan yang diterima untuk Wayang Ajen pun banyak mulai dari Vietnam, Prancis, Singapura, Rusia, sampai Yunani.

"Setiap ada festival wayang, atau disebut marionette di negara lain, kami hampir pasti tampil," tambahnya.

Sejak pertama dikonsep, Wawan menargetkan Wayang Ajen akan bisa diterima masyarakat dalam 25 tahun mendatang. Namun hanya dalam 2-5 tahun, Wayang Ajen sudah ikut mengharumkan nama Indonesia di mata internasional.

Namun sayang, belum ada tempat khusus untuk pagelaran Wayang Ajen di Indonesia. Wawan sendiri sudah menandai tanah di Subang, namun pembuatan gedung belum terealisasi.

"Cita-cita saya ya itu, ingin membuat gedung pertunjukan. Karena cost untuk pertunjukan Wayang Ajen tidak murah, mulai dari panggung sampai musik dan lighting. Semoga terlaksana dalam waktu dekat," tutupnya.

Wisatawan yang tertarik melihat Wayang Ajen, bisa datang langsung ke Sanggar Purwa Pujangga. Siapa sangka kalau Bekasi punya wayang yang gaul bukan?

0 comments:

Post a Comment

Popular Posts