Home » » Sejarah ulang tahun

Sejarah ulang tahun

Dulu sebelum ke Pangersa Abah (Anom), Abah (Aos) tidak suka ulang tahun ke barat - bartan maksud nya...,
Pas datang ke Abah (Anom)
" Barat so teh, ceuk orang timur euy, da ceuk urang nu ti barat mah, katingali ti urang (timur) Makanya
Ulang tahun teh berdasarkan Qur'an euy "
AllOh SWT berfirman:
وَسَلٰمٌ عَلَيْهِ يَوْمَ وُلِدَ وَيَوْمَ يَمُوْتُ وَيَوْمَ يُبْعَثُ حَيًّا
"Dan kesejahteraan bagi dirinya pada hari lahirnya, pada hari wafatnya, dan pada hari dia dibangkitkan hidup kembali."
(QS. Maryam: Ayat 15)
Pangersa Abah (Anom) mau mengadakan ulang tahun, belum pernah mengadakan ulang tahun di Suryalaya setelah Abah (Anom) mengularkan dalil ini Abah Anom mengadakan ulang tahun di suryalaya, pertama Abah Anom mengadakan ulang tahun di Suryalaya pertama kali
Orang yang ngirim kueh paling gede ke
Suryalaya dari Sirnarasa Ibu Gaos
pang gede na can aya nu ngirim paling gede
pang gede gedena dari Sirnarasa
Sebelum itu acara dilaksankan dalil nya dulu
Alloh saja mengucapkan selamat kepada
Nabi Yahya ciptaan Nya mahluk Nya, Alloh.
Jadi yang pertama mengucapkan selamat ulang tahun kepada orang lain yaitu Alloh. Sunatu'lloh
Di belgia datang lagi Ilmu, bukan ilmu baru, ilmu lama, Tapi terbuka di Belgia pada Ulang tahun Ambu jagat. Ambu SmS jangan orang tua mengucapkan ulang tahun kepada kita ulang tahun lahir ucapkan dulu dari Anak yang Wajib mengucapkan Ulang tahun melahirkan aku kepada Ibu, Bapak, langsung di ketik kirimkan sama, Ambu...
" Abi, umi, Selamat ulang tahun, Melahirkan aku, Ma'afkan aku, Do'a kan aku. "
Itu baru ke pikir di belgia...
Di kutip dari Khidmah Ilmiyah, Pangersa Abah Aos, di Pesantren Sirnarasa. 10 - 12 '16

0 comments:

Post a Comment