Home » » Masa islam gaibul gaib

Masa islam gaibul gaib

Pada masa gaibul gaib ia itu dalam keadaan antah berantah hanya zat semata . belum ada awal dan belum ada akhir , belum ada bulan , belum ada matahari , belum ada bintang , belum ada sesuatu pun , malahan belum ada tuhan yg bernama Allah , maka dalam keadaan ini diri yang punya zat tersebut telah mentajjalikan dirinya , untuk memuji diri nya ....
Lantas tajjali lah nurallah dan kemudian tajjali pula nur muhammad
(insan kamil) yang pada peringkat ini dinamakan anta ana ,
( kamu , aku) ( aku kamu )ana , anta ..
maka yang punya zat bertanya kepada yang punya nur muhammad dan sekalian ruh untuk menentukan kedudukan dan taraf hamba ....
Lantas ditanya kepada nur muhammad , Aku ini tuhan mu? maka dijawab lah nur muhammad yang mewakili sekalian ruh ...
Ya , engkau tuhan kami ...
Persaksian ini dengan jelas diterangkan dalam al - quran
surah Al - araf 7 : 172 , ertinya " bukan kah aku ini tuhan kamu ?
benar , engkau tuhan kami , kami menjadi saksi ...
selepas pengakuan atau persumpahan ruh itu dilaksanakan maka bermula lah era baru didalam perwujutan Allah swt separti firman Allah dalam hadis qudsi yang bermaksud  " aku suka mengenal diri ku , lalu aku jadikan makhluk ini ia lah nur muhammad sebab seluruh kejadian alam maya ini dijadikan daripada nur muhammad tujuan nya yang punya zat mentajjalikan nur muhammad ada lah untuk memperkenalkan dirinya sendiri dengan diri rahasia nya sendiri .. maka diri rahasia nya itu adalah ditanggong dan diakui amanahnya oleh satu kejadian yang bernama : insan yang bertubuh diri bathin ( ruh ) dan diri bathin itu lah diri manusia atau rohani ....

Firman Allah dalam hadis qudsi:: ertinya " insan itu rahasia ku dan aku rahasia nya .. jadi yg dinamakan manusia itu kerana ia mengenal rahasia , dengan perkataan lain manusia itu
menanggong rahasia Allah

Kerana manusia menanggong rahasia Allah maka manusia harus berusaha mengenal diri nya... manusia akan dapat mengenal tuhannya sehingga lebih mudah kembali menyerahkan dirinya kepada yang empunya diri pada waktu dipanggil  oleh Allah swt..
ia itu tatkala berpisah ruh engan jasad ...
Firman Allah An - nisa 4: 58 bermaksud " sesungguhnya Allah memerintahkan kamu supaya memulangkan amanah kepada yang berhaq menerimanya ( Allah ) ..
Hal tersebut diatas ditegaskan oleh Allah dalam hadis qudsi "barang siapa kenal dirinya maka kenal tuhannya "
Dalam menawarkan tugas yang sangat berat ini , pernah ditawarkan rahasianya itu pada langit , bumi dan gunung ganang tetapi semuanya menolak ....
separti firmannya dalam surah al - ahzab 33:72 , ertinya "sesungguhnya kami telah menawarkan suatu amanat kepada langit , bumi dan gunung ganang tetapi mereka enggan memikulnya dan mereka tidak sanggup , lalu hanya manusia yang menerima ....

Oleh kerana amanat ( rahasia Allah )telah diterima  maka adalah menjadi tanggong jawab manusia untum menunaikan janjinya ,,
dengan kata lain tugas manusia adalah menjaga hubungan dengan yang punya rahasia ....
setelah amanat rahasia Allah oleh manusia (diri bathin/ruh) untuk tujuan inlah maka Adam  dilahirkan untuk bagi memperbanyak diri... diri penanggong rahasia dan berkembang dari satu abad kesatu abad dan satu generasi kesatu generasi yang lain sampai alam ini mengalami kiamat dan RAHASIA ITU KEMBALI KEPADA ALLAH ......

INNA LILLAHI WA INNA ILAIHI RAAJIUN :: ERTINYA " KITA BERASAL DARI ALLAH KEMBALI KEPADA ALLAH ....

Kutipan di bas camp futuhul Arifin.. sirnarasa.senin,09, Jan,2017.

0 comments:

Post a Comment