Home » » Rahasia Angka 12 Pada Kelahiran NAbi Muhammad SAW

Rahasia Angka 12 Pada Kelahiran NAbi Muhammad SAW

Heran, bingung dan bertanya-tanya adalah reaksi dari setiap orang yang tidak mengerti asal muasalnya, rahasianya, atau sabab musababnya. Semakin bingung lagi ketika tahu bahwa Pangersa Guru Mursyid TQN PP Suryalaya, Sayyid Abah Aos q.s. pada Manaqib di Masjid Istiqlal tanggal 21 Februari 2015 mengeluarkan maklumat, bahwa disetiap manaqib yang dilaksanakan adalah dalam rangka Peringatan Maulid Nabi Muhammad saw, dimanapun dan kapanpun juga.
Kita telusuri mengapa Nabi dilahirkan tanggal 12? Mengapa juga bulan Robi'ul Awwal,. Dan mengapa juga pada tahun itu Abraham yang hendak menghancurkan Ka'bah menggunakan Gajah sebagai kendaraan tempurnya? Kenapa bukan kuda atau onta sebagaimana umumnya orang berperang? Apa semua ini peristiwa kebetulan yang tanpa makna?.Maha Suci Alloh dari sifat kebetulan.!!! Inilah jawabannya : - Tanggal 12 : angka 12 dipilih karena Muhammad saw akan membawa kalimat paling utama, paling awal diciptakan, kalimat pintu gerbang dan kalimat yang wajib dibawa oleh seluruh para nabi mulai dari Nabi Adam. Yakni kalimat "Laa ilaaha illalloh" juga Nama Paling Agung, yakni "Alloh", Tuhan semua makhluk. "Laa ilaaha illalloh" adalah kalimat yang terdiri dari 12 huruf dan bernilai hisab 165 yang bila di tajfir menjadi 1+6+5 = 12. "Alloh" pun adalah Nama Agung yang bernilai hisab 12 (1+3+3+5). - Bulan Robi'ul Awwal : "Robi" artinya "gugur/rontok", "Awwal" artinya "permulaan". Tidak bisa sholat tanpa pernyataan rahasia angka 12 diatas tadi, pun juga tidak bisa puasa, zakat, haji, atau ibadah lainnya tanpa terlebih dahulu menggugurkan, merontokkan hijab antara dia dengan Tuhan dengan Nama dan Kalimat diatas. Bahkan bayi lahir harus diperdengarkan kalimat dan Nama ini. Dan kelak saat ia keluar dari dunia ini, bekal utamanya adalah Nama dan Kalimat bernilai hisab 12 tersebut. Bulan Robi'ul Awwal adalah bulan ke-3 dari susunan kalender Hijriyyah. 3 adalah Tajfir dari 12 (1+2=3). 3 adalah jumlah jenis huruf yang ada pada Nama Agung "Alloh" (Alif-Lam-Ha). Dan dari 3 jenis huruf inilah, Alloh menciptakan Kalimat Agung-Nya, yakni Kalimat "Laa ilaaha illalloh". Kalimat tahlil ini hanya terdiri dari 3 jenis huruf saja, dan ketiga jenis huruf itu diambil dari Nama Sang Pemiliknya. - Tahun Gajah : dalam bahasa Arab, gajah adalah "Fiil". Dalam hisab shugro, ternyata "Fill" bernilai 12 (Fa: 8, ya: 1, lam: 3 = 12). Lihatlah keseimbangan ini semua...!!! Jadi, jika Guru Agung Sayyid Abah Aos memaklumatkan Manaqib dalam peringatan Maulid Nabi saw, maka yang dimaksud bukan hanya sekedar upacara serimonial Maulid saja, namun jauh menyelam ke dalam, kedasar hakikatnya, memperingati dan mensyi'arkan Nama dan Kalimat yang dibawa dan diperjuangkan agar tetap tegak oleh baginda Rosululloh saw. Nama dan Kalimat yang ada dalam dzikir Khofi dan Dzikir Jahar kita. Nama dan Kalimat yang sudah ditanamkan oleh beliau yang mulia syaikh Mursyid Abah Aos q.s. Nama dan Kalimat yang Alloh titipkan rahasianya pada Maulid kekasih-Nya, hari kelahiran sang Pemimpin Para Nabi dan Rosul-Nya. Tanggal 12, bulan ke-3 Robi'ul Awwal, tahun Gajah. "Maulid dan Manaqib", keduanya adalah ritmis, gerakan berirama, dari kaki-kaki para Salik, kaki-kaki mereka sang para pecinta kesucian jiwa.

0 comments:

Post a Comment