Home » » dari kubur. Yang ada ada- lah kemasukan jin.

dari kubur. Yang ada ada- lah kemasukan jin.

dari kubur. Yang ada ada- lah kemasukan  jin.  !tu pun hanya  menimpa orang- orang  yang  lemah  perta- hanan  jiwanya.  Lagipula mudah  mengeluarkan jin dari tubuh  manusia".
Anis Mata  mengingat- kan agar kita menjauhi tayangan-tayangan mistik. Lebih-lebih  lagi anak-anak.
Pendapat Anis di-
dukung Ustadzah Sitaresmi. la tak heran  Indonesia
terus terpuruk pada krisis
multi dimensi, karena akidah  clan pola pikir masyarakat yang  telah terkontaminasi oleh hal- hal tidak logis,  yang bahkan menjurus kernusyrik-an.  "Kini kemusyrikan  menjadi sesuatu  yang dibanggakan. Hal  ini bisa
kita lihat lewat iklan media

cetak  yang  menawarkan jasa paranormal untuk menyelesaikan masalah hidup  rnasyarakat," ungkapnya.
Mengingat dampak buruk tayangan misteri, Anis Mata  dan Sitaresmi menyerukan masyarakat untuk   menyatakan perang dengan  program-program seperti  itu. Hal serupa  juga dinyatakan  Sirikit Syah. Mengingat sikap  penge- lola tv yang  hanya  peduli pada  profit,  sementara di sisi lain kontrol  perne- rintah sangat  lemah,  maka satu-satunya   jalan  adalah
penolakan dan  perlawanan
masyarakat.   Masyarakat harus berani  "berkata tidak" untuk  tayangan- tayangan  yang  menjual mistik, klenik, clan dunia gaib.   ~

elly mueaettpnh

0 comments:

Post a Comment

Popular Posts