Home » » Di sisi barat pemakaman in terdapat pemakaman pribu mi, yang melintang dari utar

Di sisi barat pemakaman in terdapat pemakaman pribu mi, yang melintang dari utar

Di sisi barat  pemakaman in terdapat       pemakaman      pribu mi,  yang   melintang   dari   utar
ke  selatan.    Ini  berbeda    denga pemakaman   Belanda,   yang   rm  Ketika Kemitraan Berbuah Kemandirian Di   Kabupaten Siak,  Riau,  industri  pulp  dan  kertas menunjukkan  bagaimana bersinergi   membangun kemandirian  ekonomi dan memelihara  lingkungan bersama masyarakat sekitar. Kontribusi   koperasi.   Belum   banyak  yang  mengetahu   jika  Koperasi  Bunut  Abadi  ikut berperan  memasok  bibit   yang kini tumbuh  menjadi   hamparan  hutan tanaman. dengan   melibatkan    pula    masyarakat menjadi tema  sentral   kala  itu,   terlebih setelah   SMF  melalui    PT Arara Abadi berhasil       mengembangkan     sejumlah varietas.       Perusahaan      menginisiasi pembentukan koperasi   melalui  bantuan teknis,    pendampingan  serta  pinjaman modal       hingga      koperasi       mampu melakukan pembibitan -tan aman Acacia crassicarpa   serta  Acacia  mangium  - dan   kemudian   memasoknya   kepada perusahaan. Perlahan namun pasti,  koperasi mampu meningkatkan kualitas serta kuantitas bibit yang dihasilkan.  Jika awalnya mereka   memasok   tak   kurang   dari
I 00.000  bibit per bulan, belakangan terus
berkembang hingga  mencapai 700.000 bibit. Bermula dengan anggota yang hanya 20 orang dengan bermodalkan pinjaman  tanpa bunga sebesar 30  juta
rupiah, kini Koperasi  Bunut Abadi beranggotakan ratusan orang dengan nilai  aset sekitar 1,5  miliar rupiah. Pencapaian   ini  membuat  mereka pada tahun 2005 tampil sebagai Koperasi Berprestasi   Harapan  II  se  Kabupaten Siak,  sementara tahun berikutnya menjadi Koperasi Teladan Harapan I  se Kabupaten Siak,  dengan puncaknya pada

Industrialisasi  di sektor kehutanan kerap diidentikkandenganteknologi tinggiyang semakin meninggalkan  kearifan lokal, semakin sedikit mengandalkan tenaga manusia, bahkan mengesampingkan keberadaan masyarakat  sekitar. Namun yang sesungguhnya terjadi adalah perpaduan antara keduanya. Saat Sinar Mas Forestry (SMF) -  selaku  pemasok bahan baku eksklusif  bagi Asia Pulp & Paper (APP) -  mulai menguji sejumlah varietas tanaman, masyarakat banyak yang mengira jika  pembibitan tanaman seperti  itu  hanya dapat dilakukan pada fasilitas    berteknologi   tinggi    dengan biaya yang juga mahal.  Temyata, pembibitannya dapat dilakukan dengan memanfaatkan potensi masyarakat sekitar.


Seperti     apa   mereka   melakukannya, tampak   pada   tepian   konsesi    hutan tanaman  di  Dusun Bunut,  Desa Pinang Sebatang    Barat,     Kabupaten     Siak, Riau,   dimana  lokasi  pembibitan    milik Koperasi   Bunut  Abadi  yang   terlihat bersahaja   berada.    Pada   tahun   2002 silam,   minat warga sekitar pada hutan tanaman    rakyat    tengah    meningkat,

0 comments:

Post a Comment