Home » , , » Aktivis Papua Merdeka diduga tewas disiksa polisi.

Aktivis Papua Merdeka diduga tewas disiksa polisi.

Aktivis Papua Merdeka diduga tewas disiksa polisi.

Video penangkapannya
beredar  di Internet.
-POLITIK

Telepon Penting  Ustad Abu 1

Abu Bakar Ba'asyir  kembali  dltangkap polisi. la dituduh terlibat  perencanaan  dan pendanaan terorisme. Sejumlah dana mengallr   ke Dulmatin.
A


Abu  Bakar   Ba'asyir  tiba di Badan Reserse
Krimni al   Mabes  Polri.

mulut  terjadi.  Seorang   pencegat tiba­ tiba  memecahkan  kaca  depan   mobil. Baru  setelah  itu, Ba'asyir  bersedia keluar.  Ia  langsung  digiring  ke kan­ tor polisi.

kan  menjadi  tersangka.   Ia  bertahan
BU Bakar  Ba'asyir   bertahan
di  mobil  Kijang   yang  mem­
bawanya.    Lelaki    72  tahun
itu menolak permintaan   po­
lisi untuk turun. Di depan kantor  Kepolisian Resor Kota Banjar, JawaBarat,  Sen in pagi pekanlalu,   pu­ luhan polisi menghadang rombongan yang  berangkat  dari  Bandung.
Selain  Ba'asyir,   di dalam  mobil  ada
istrinya,  Aisyah   binti   Abdurrahman,
64  tahun.   Bersama    rombongan,    me­

reka   dalam    perjalanan   pulang    me­
nuju Pesantren Al­Mukmin, Ngruki, Sukoharjo,   Jawa  Tengah.   Pada   Ahad
malam,  Ba'asyir   berceramah  di  Mas­
jid   Agung   Tasikmalaya,    di  hadapan
350 anggota  J amaah  Ansharut Tauhid, yang  ia dirikan setelah  meninggalkan Majelis  Mujahidin Indonesia.
Di    antara      para      pencegat      ada pasukan    Detasemen   Khusus    88 An­ titeror Kepolisian Indonesia. Mereka terus   meminta  Ba'asyir    turun.    Adu

Dua  hari  ditahan,   Ba'asyir   ditetap­

dengan   sikapnya: sejak  pemeriksaan pertama,  Ba'asyir    menolak    membe­ rikan  keterangan.   Hanya    satu   per­ tanyaan  yang  ia jawab,   yakni   ketika penyidik   menanyakan  tempatnya  di­ tangkap.   "Di   depan   Polres   Banjar," kata    Achmad     Michdan,      koordina­ tor  Tim Pembela  Muslim,   menirukan Ba'asyir.
•••
22AGUSTUS2010TEMPOl        147
"Polisi memiliki  bukti dugaan keterlibatannya  di sejumlah aksi terorisme

di beberapa daerah."

0 comments:

Post a Comment

Popular Posts