Home » » Zikir (yang diingat secara konsisten dalam hati) akan mewujud pada akhlaq.

Zikir (yang diingat secara konsisten dalam hati) akan mewujud pada akhlaq.

Zikir (yang diingat secara konsisten dalam hati) akan mewujud pada akhlaq.

Zikir (yang diingat secara konsisten dalam hati) akan mewujud pada akhlaq. Ketika Yang Mahasuci yang dominan diingat dalam hati, maka kecenderungan diri (nafs) akan mewujud pada jalan kesucian. Begitu pun sebaliknya. Ketika Yang Fana' (makhluq) yang terus bertawaf dalam hati, maka kecenderungannya akan akrab dengan sifat-sifat keduniaan yang fana' dan menipu. Maka... Beruntunglah siapapun yang telah ditanamkan zikir kepadaNYA di dalam hatinya, sehingga tiadalah ia berdiri, duduk, bahkan berbaring, melainkan selalu ada dalam kesadaran akan IA Yang Mahasuci. Mereka itulah kaum yang tercerahkan (Ulil Albab) dalam kehidupan:

0 comments:

Post a Comment