Home » » Tadi pagi saya mengantar dan menitipkan anak-anak saya Ahmad Habibie Bungsu Maula Akbar da

Tadi pagi saya mengantar dan menitipkan anak-anak saya Ahmad Habibie Bungsu Maula Akbar da

Tadi pagi saya mengantar dan menitipkan anak-anak saya Ahmad Habibie Bungsu Maula Akbar dan Yudhistira Manunggaling Rahmaning Hurip ke kepala sekolah dan wali kelas mereka di sekolah. Saya sampaikan bahwa guru tidak boleh memberikan keistimewaan kepada mereka. Apabila mereka berbuat kesalahan maka sepenuhnya menjadi kewenangan guru untuk melakukan penindakan karena guru adalah pengganti orang tua di sekolah.
Sehingga saat murid melakukan pelanggaran terhadap peraturan maka guru diharuskan untuk memberikan hukuman baik hukuman administratif maupun yang bersifat fisik. Karena hukuman merupakan bagian dari pendidikan
Apalagi anak pertama saya Maula Akbar memiliki cita-cita untuk menjadi tentara. Maka saya katakan kepada gurunya, saat dia melanggar aturan maka suruh lari saja dia mengelilingi sekolah, atau berikan hukuman hormat bendera dihadapan para siswa yang lain atau hukuman push up sebanyak-banyaknya.
Tidak hanya itu, guru boleh mengurangi nilai raport anak-anak saya dan murid yang lain saat mereka gemar melakukan pelanggaran. Tetapi saat para murid taat kepada guru, maka mereka harus mendapat tambahan nilai di raport nya. Inilah pendidikan, keseimbangan antara hukuman dan penghargaan.

0 comments:

Post a Comment

Popular Posts