Home » » Syekh mursyid kamil merupakan sosok manusia sebagai perwujudan pertolongan

Syekh mursyid kamil merupakan sosok manusia sebagai perwujudan pertolongan

Syekh mursyid kamil merupakan sosok manusia sebagai perwujudan pertolongan

Syekh mursyid kamil merupakan sosok manusia sebagai perwujudan pertolongan pada zamannya yang disebut dengan qutb. Dia adalah suatu sumber untuk melihat Alloh dan dia mendapatkan karomah agung dari Alloh Subhaanahu wata'aalaa. Dan 'dia tidak terlihat di alam ini. Pandangan bathin dan dzohirnya merupakan pancaran ruh dari dalam jasad. Di tangannya terdapat sumber limpahan barokah yang melimpahi siapapun tanpa terkecuali. Wadahnya bergantung kepada ilmunya. Ilmunya bergantung kepada ilmu al-haq dan ilmu al-haq bergantung kepada hakikat segala mahluk. Sehingga dia memberi limpahan kepada ruh yang hidup di alam ini apakah itu yang berada di atas maupun di bawah.
Dia berada di dalam ruh isrofil dari segi energi yang membawa penghidupan. Dalam ruh jibril, ketika dirinya berbicara tentang perkembangan kemanusiaan. Dalam ruh Mikail, ketika ada kekuatan untuk menarik sesuatu di dalamnya. Dalam ruh lzroil ketika ada kekuatan yang mampu menggerakkan sesuatu di dalamnya. Dan Ibnu Arabi berkata tentang qutb, bahwasanya qutb hanya ada satu dalam satu zaman, dialah pertolongan, juga termasuk muqarrobin dan dia merupakan pimpinan jemaah di zamannya.(al-Futuh al­Makiyyah: 6-7). Oleh karena itu, qutb adalah pemimpin yang ditentukan oleh zaman.
Syekh mursyid kamil merupakan pancaran cahaya nabi yang bisa diikuti namun wujudnya begitu langka seperti langkanya api yang berwarna merah. Adalah sebuah kebahagiaan jika kau menemukan orang seperti yang saya ceritakan ini, janganlah kau berpisah darinya tetapi bantulah dia dengan tangan, harta, dan kekuasaanmu dan jagalah dirimu bersama hatinya, bersamanya setiap saat, dan setiap gerak-geriknya, seperti dalam firman Alloh: "Dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar"(al­Taubat: 119). Dan Rosul bersabda: "Seorang syekh di dalam lingkungan kaumnya seperti nabi di lingkungan ummatnya dan seorang syekh di keluarganya seperti nabi di dalam ummatnya dan seorang syekh di dalam rumahnya seperti nabi di dalam kaumnya"(HR. Ibnu Hibban dan Syai

0 comments:

Post a Comment

Popular Posts