Home » » Pengangkatan Sayyid Nabeel Mustofa Baaz sebagai Petani Pohon Anti Gempa dari Mekkah:

Pengangkatan Sayyid Nabeel Mustofa Baaz sebagai Petani Pohon Anti Gempa dari Mekkah:

Pengangkatan Sayyid Nabeel Mustofa Baaz sebagai Petani Pohon Anti Gempa dari Mekkah:
"Kembalinya Amaliyah Thoriqoh Dzikrulloh ke Tanah Haram..."
Sungguh kebahagiaan tiada tara, kesyukuran tak terhingga. Baru saja, Alloh perjalankan dan pertemukan seorang penempuh jalan kesufian asal dan seorang mukimin kota Mekkah Al Mukarromah Sayyid Nabeel Mustofa Baaz dengan Hadrotusyeikh Pangersa Abah Aos di Pesantren Peradaban Dunia JAGAT 'ARSY, tadi malam.
Setelah bercengkrama dan bercakap dengan Pangersa, Sayyid Nabeel diberi Abah 'hirkoh' jubah motif hijau. Terpancar rona kegembiraan di wajahnya. Semakin lengkap saat Pangersa menyematkan cincin batu istimewa warna hijau, di jari manisnya. "Ini sungguh karomah..." ucapnya. Sampai akhirnya ia menyampaikan maksud kedatanganya menemui Pangersa Abah.
Perjumpaan malam ini, Pangersa melukiskannya sebagai 'lailatul maqbulah wal inkisyaf' (malam pengabulan doa' dan penyingkapan). Apa gerangan?
Betapa tidak, setelah pengelanaan panjang, Sayyid Nabeel akhirnya sampai dan bertemu dengan Pangersa Abah untuk mengambil haknya: talqin dzikr Qoodiriyyah Naqsyabandiyyah ma'had Suryalaya, thoriqoh minalloh wa rosululloh. "Saya kemari untuk mengambil ijazah dzikr kepada Syeikh," ungkapnya, sambil mengecup tangan Pangersa Abah.
Lalu Pangersa meminjam mulut Dr KH Ahmad Rusydi Al-Wahaby, Wakil Talqin Pangersa untuk mentalqin dengan bahasa qaumnya. Tampak kesungguhan Sayyid belajar dzikir, khidmat. Pangersa menghadiahinya naskah Miftahushudur karya agung Syeikh Ahmad Shohibul Wafa' Tajul 'Arifin dan sarahnya karya putra Pangersa Abah Aos Dr Syuhudul Anwar. Senang hati Sayyid Nabeel, yang sering mengaji ke Syeikh Umar Al-Jaelani di Mekkah dan membuka madrosah di kediamannya, yang hanya berjarak 4 km dari Mesjidil Harom.
Peristiwa inilah yang dimaksud sebagai 'lailatul maqbulah wal inkisyaf'. Dulu di tahun 1990 seusai menunaikan ibadah haji, Pangersa memanjatkan doa pengharapan, ingin mengembalikan amaliyah thoriqoh dzikrulloh ini ke tempat asalnya: Mekkah Al-Mukarromah. Dan kini Alloh kirimkan utusannya, seorang pengajar dan pembelajar asal tanah Haram.
Pangersa saat itu juga mengangkat Sayyid Nabil sebagai Wakil Talqin Tqn PP Suryalaya. Sayyid Nabil diberi kewenangan untuk membimbingkan (talqin) amalan pecinta kesucian jiwa, amaliyah para kekasih Alloh ini di kampung asalnya, Alhamdulillah. Semoga Alloh berkahi usianya dengan kekuatan dan keistiqomahan untuk mengamalkan, mengamankan, dan melestarikan amaliyah ini di tempat asalnya, sehingga semakin membentang dan mencuat untuk kejayaan Agama dan Negara serta Peradaban Dunia. Bikaromah seluruh Ahli Silsilah Tqn PP Suryalaya Khusus Pangersa Abah Alfatihah. [Abah Jagat]

TULISAN TERKAIT

0 comments:

Post a Comment

Popular Posts