Home » » Membuka Wawasan Tentang Budaya Sunda

Membuka Wawasan Tentang Budaya Sunda


Tentang Budaya Sunda
Selamat malam m m jumpa kembali dengan saya menjomblo pada semangka ini saya akan mencoba sedikit membuka tentang wawasan budaya Sunda begini-begini juga saya adalah salah satu lulusan dari Universitas terkemuka di Bandung saya mengambil jurusan budaya dan sastra Sunda banyak orang menyepelekan tentang budaya daerah padahal akar dari budaya negara kita adalah budaya daerah akar dari kekuatan sebuah negara adalah  budayanya kita mulai budaya Sunda atau kita lebih difokuskan lagi kalau di kampus saya dulu dikenal dengan  sastra Sunda ada ilmu apa saja sih di sastra Sunda ini jamannya saya dulu tahun 2003 sampai 2010 yah saya menghabiskan waktu kuliah 7 tahun 14 SKS di makan semua jadi suster Sunda itu terbagi menjadi tiga kajian itu ada kajian filologi linguistik dan sastra Apa itu biologi ya Biologi adalah ilmu tentang aksara sejarah Kenapa aksara alfabet itu bentuknya ada kaki kanan kiri dan kenapa B perutnya ada dua sih Kenapa melengkung seperti di situlah ilmu filologi dalam kajian ilmu filologi di kampus saya dulu ya di sebut aja ya namanya ya terhadap almamater akan jangan pelit-pelit Universitas Padjajaran Bandung kampus Jatinangor jurusan Sas aksara Sansekerta kampus Jatinangor jurusan sastra Sunda nya lagi jadi biologi mengkaji tentang aksara aksara kita akan belajar aksara Sansekerta aksara Sunda kuno aksara Jawi yaitu dimana aksara Sunda kuno dikenal dengan kaga Nata dhanayara lawas aha kemudian berubah menjadi aksara cacarakan hanacaraka datasawala padhajayanya batangan  dari itu  terkuaklah rahasia Peninggalan nenek moyang seperti pace atau mengkudu khasiat nya itu terkuak dari naskah naskah yang ada di nusantara kemudian  buah palapa atau dikenal dengan Majapahit buah maja itu untuk kanker payudara atau orang Sunda nyebutnya berenuk kita akan tidak tahu Bruno Gunanya buat apa tapi di naskah di kupas tuntas dalam ilmu pernaskahan ini ada satu konsep penulisan dimana zaman sekarang konsep penulisan ini tidak ditinggalkan tapi sedikit orang memakainya kebanyakan konsep penulisan ini digunakan di kitab-kitab orang salafi kitab-kitab kuning jadi dalam bahasa Sunda yang dikenal dengan rajah pamuka isi dan rajah panutup dalam kajian agama yang percaya disebut dengan tawasul melihat ada isi dapat dibayangkan dalam sebuah naskah ada yang dinamakan  Aska Bagaimana cara menanam kacang kacang tanah jadi nenek moyang kita ingin menanam kacang tanah saya jangan sampai dibuatkan naskah awalnya dalam rajah pembuka atau sanduk-sanduk awal disebut dengan raja kita pamit dulu terhadap leluhur nenek moyang Nabi Adam Siti Hawa Sanghyang kemudian papat kalima Pancer dan sampai Walisongo semua itu bisa dibayangkan tebal naskah untuk rajah pamuka atau selalu kalau bisa sampai 500 halaman sedangkan isi yang menceritakan tentang cara menanam kacang itu paling 50 halaman  kemudian ditutup dengan rajah panutup yang bisa sampai 300 halaman jadi sangkil apiknya nenek moyang kita ada etika terhadap alam atau lingkungan  cara menanam kacang pun hormatnya kita terhadap makhluk ciptaan tuhan kacang tersebut itu sampai seperti itu wajahnya tebel saja membuka dan menutupnya yaitu salah satu kajian dari filologi kemudian dilanjutkan lagi Ada kajian linguistik linguistik linguistik itu tentang bahasa kenapa lo ini dinamakan pintu Kenapa yang dinamakan kursi kalau dalam bahasa Sunda ada yang disebut dengan ilmu Ki lapar kira-kira tapi nyata kursi cokor di sisi Rosie Coker di sisi jadi ada kaki di kanan dan kiri maka jadi disebut kursi ada kenapa disebut shadow shadow atau delman Shadow itu berasal dari bahasa Belanda atau boleh dibilang bahasa Portugis The Shadow belakang membelakangi jadi duduk belakang membelakangi di depannya yak Kasmaran berasal  Kasmaran misalnya kan ada Kasmaran itu berasal dari kata kasmaran yang isda Lisa bahasa Sansekerta yang dikenal dengan arti ingat selalu ingat selalu kalau Sebagian ulama mengatakannya Dzikrullah mikir ingat selalu kasemaran ada lagunya Kasmaran itu kan jadi kasemaran bahkan di budaya Sunda dari sila jimat semar mesem dan lain-lain ilmu ilmu linguistik nanti ada semiotik bahasa kajian yaitu kita akan mengerti bahasa bahasa tubuh body lebih dan lain itu di ilmu ilmu linguistik salah satunya itu karena saya tidak memilih linguistik yang kurang begitu paham kajian ilmu linguistik untuk selanjutnya di fakultas sastra Sunda kalo sekarang namanya Katanya sudah ganti menjadi Fakultas Ilmu Budaya kajian yang berikut itu kajian sastra dalam kajian sastra ini akan dibongkar  tang sastra sunda kita objek kajian sastra sunda teori-teori kita menggunakan teori-teori Eropa Amerika China dan lain-lain kita pendekatannya terhadap kajian-kajian naskah-naskah nusantara seperti ya boleh dibanggakan Kita sebagai orang Sunda ternyata film pertama di Indonesia itu adalah film Lutung Kasarung jadi salah satu film yang diproduksi oleh production house di nusantara adalah film Lutung Kasarung kita sekarang soalnya Ada Apa Dengan Cinta The Raid dan lain-lain tahun 1901 film Lutung Kasarung yaitu film yang tidak ada suaranya film bisu itu diputer diproduksi di Indonesia itulah sastra-sastra terbagi menjadi macam-macam nanti ada sastra lisan ada sastra tulis lah sastra lisan larinya dikenal dengan folklor cerita rakyat Lutung Kasarung Sangkuriang  Kidul dan lain-lain itulah kajian sastra nada Pupuh Kinanti Asmarandana dangdanggula nah ini ini sastra setelah ada campuran terkontaminasi dari ketika terjadinya penyerangan Mataram ke Tanah Sunda itu aslinya dari Sunan Kalijaga Banyak sekali hal hal yang akan anda dapatkan Ketika anda belajar di apa tentang budaya Sunda bukan berarti saya mengharuskan anda belajar di budaya Sunda tapi pelajarilah budaya daerahnya masing-masing ada satu rekan saya yang membuat tesis tentang apa sih sebenarnya sunnah sedikit tambahan untuk tulisan ini sunnah yang diungkapkan oleh teman saya sampai di tesis kan ini jadi rasul itu adalah melestarikan budaya nenek moyang itu yang disebut sunnah karena sebelum Kanjeng Nabi Muhammad lahir  orang Arab itu semua berjenggot dengan semua pakai sorban tari perut karena itu negatif bersama Rasul dihilangkan makan tiga jari karena di Arab itu tidak ada nasi adanya kurma makan tiga jari dari berbagai aspek sudut pandang dan lain-lain Sunnah yang sebenarnya menurut rekan saya yang sekarang sudah jadi Profesor di Universitas Padjadjaran sunnah yang sebenarnya adalah melestarikan budaya nenek moyangnya karena kalau secara kronologis turunnya Rasul diturunkan di Tanah Sunda otomatis al-qurannya bahasa Sunda karena Rasul diturunkan di Arab Kenapa Kena jahiliyahnya di sana begitu sunnah-sunnahnya kita orang Sunda ngamumule budaya Sunda ditekan seperti itu untuk masalah sudah saya tidak begitu ini tapi gambarnya seperti itulah jadi melestarikan budaya nenek moyangnya ya terima kasih

0 comments:

Post a Comment