Home » » Masalah ke-22 Saefulloh Maslul Menjawab 165

Masalah ke-22 Saefulloh Maslul Menjawab 165

Mohon penjelasan tentang manqobah yang mengatakan'Aku diberi buku selepas mata memandang,di dalamnya tercatat nama-nama temanku serta murid-muridku sampai hari kiamat",bagaimana itu?
Bukan hanya Tuan Syeikh saja yang diberi buku, semua orang diberi buku untuk diisi dengan berbagai amal sholeh, di terangkan didalam Al-Quran:Artinya"Adapun orang-orang yang diberikan kepadanya kitabnya dari sebelah kanannya,maka dia berkata"Ambillah,bacaan kitabku(ini)"(QS Al-Haaqqoh:19)
Karena di dalam perhitungannya ditetapkan dalam kehidupan yang bahagia.Sebaliknya ini firman Alloh:"Adapun orang yang diberikan kepadanya kitabnya  dari sebelah kirinya,maka dia berkata:"Wahai alangkah baiknya kiranya tidak diberikan kepada ku kitabku(ini)".(QS Al-Haaqqoh:25).
Adapun kitab yang diberikan oleh Alloh kepada Syeikh Abdul Qodir,sudah isinya pasti ahli LAA ILAAHA ILLALLOH.
Itulah maka saya(Abah Aos) suka teriak di Suryalaya,hati-hati saudara jangan salah ngomong ,sekarang telinga orang sudah peka;"Bukan masuk Suryalaya,yang ada masuk LAA ILLAHA ILLALLOH.
Sebagaimana sabda Nabi:Artinya:"Aku telah diperintah agar memerangi manusia supaya semua masuk LAA ILLAHA ILLALLOH."
Untuk menyatakan kebenaran apa yang dikatakan,ia memberikan rambu-rambu;Artinya "Kamu semua berani membohongkan aku,berarti makan racun yang akan membunuh kehidupan agamamu seketika serta menjadi sebab musnah duniamu dan akhiratmu"
Seperti halnya orang yang membohongkan kepada Nabi dinyatakan terputus dari rohmat Alloh,sebagaimana firman-Nya:Artinya"Sesungguhnya yang membangkang dan membohongkan dialah yang terputus(dari rohmat Alloh)"(QS.Al-Kautsar;3)
Maka siapa saja yang menolak atau membangkang atau membohongkan kholifahnya yang mursyid sama dengan minum atau makan racun.Ada salah satu doa Nabi Muhammad SAW, yang artinya"Ya Alloh,aku memohon kepada-MU,mencintai-MU dan mencintai orang yang mencintai-MU dan mencintai apa saja yang mendekatkan diriku mencintaiMu"
Jadi tidak termasuk mencintai Alloh jika memusuhi pecintaNya dan menolak ajaranNya.Tiga perkara itu tidak dapat dipisahkan yang satu dari yang lainnya.
1.Cinta kepada ALLOH dengan melaksanakan ciri-cirinya,yaitu cinta dzikir kepada Alloh, baik yang terbatas maupun yang langgeng/kekal.
2.Cinta hambaNya yang selalu bersamaNya.
3.Cinta apa saja yang mendekatkan diri kepada Alloh.
Lebih baik,marilah kita semua masuk dan tenggelam ke dalam lautan tanpa tepi,yaitu:LAA ILLAHA ILLALLOH.
Barakalloh Aminnnnnn aminnnn aminnnn Yaa robbal alamin.

0 comments:

Post a Comment