Home » » Revolusi hijau miliki dampak positif-negatif

Revolusi hijau miliki dampak positif-negatif

Bogor (berita-kita.net) - Pada acara yang dihadiri Ketua Umum Perhepi

yang juga Wakil Menteri Perdagangan Dr Bayu Krisnamurthi itu, Arief

Daryanto menyampaikan materi pengantar dengan tema "Socio-Economic

Consideration on Agricultural Biotechnology". Dalam kesempatan itu

dipaparkan dua bagian yaitu "Pembelajaran Dari Revolusi Hijau" dan

"Isu Sosial-Ekonomi Bioteknologi Pertanian". Revolusi hijau memiliki

dampak positif sekaligus negatif dalam sektor pertanian, termasuk di

Indonesia, kata pakar pertanian Institut Pertanian Bogor Dr Arief

Daryanto. Pokok pikiran itu mengemuka dalam lokakarya yang digagas

Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia (PERHEPI), demikian keterangan

pers yang diterima di Bogor, Selasa.



Arief Daryanto yang juga Direktur Program Pascasarjana Manajemen

Bisnis-Institut Pertanian Bogor (MB-IPB) menegaskan bahwa . "Revolusi

Hijau" telah memberikan dampak positif dalam meningkatkan

produktivitas pertanian dan pendapatan petani. "Akan tetapi, Revolusi

Hijau juga memiliki dampak negatif yang muncul dalam jangka panjang,"

katanya. Di antara dampak negatif itu, seperti petani yang terlibat

hutang untuk membayar paket program intensif pertanian, disparitas

pendapatan yang semakin melebar serta ketergantungan terhadap industri

penyedia "input" pertanian.



--

8ahRI

5 comments:

  1. Saya tertarik dengan tulisan anda mengenai Ekonomi Pertanian, menurut saya ilmu tentang ekomomi pertanian sangat di perlukan untuk mempelajari lebih dalam tentang fenomena-fenomena serta persoalan-persoalan yang berhubungan dengan pertanian baik mikro maupun makro.
    Saya juga mempunyai tulisan yang sejenis mengenai Ekonomi Pertanian yang bisa anda kunjungi di Pusat Studi Ekonomi Pertanian

    ReplyDelete