Home » » Menjajaki Cinta Lewat Persahabatan

Menjajaki Cinta Lewat Persahabatan

Ada Pepatah Jawa Mengatakan Bahwa “Witingtrisno Jalaran Soko kulino“. Maksudnya, Cinta Bisa Tumbuh Karena Terbiasa. Karena Terbiasa berinteraksi, akhirnya jatuh hati. Nah Disinilah BEdanya antara Pergaulan yang islami Dan Tidak islami.

Kalau Dalam islam, begitu kita jatuh hati maka penjajakan boleh dilakukan asal lewat jalur yang bebas setan dan tanpa resiko.


aPa itu..? Persahabatan!

Lewat Jalur Persahabatan insya allah kita bisa tau persis, bagaimana si dia itu? Aslinya BAgaimana?, dan seterusnya.

Sementara itu, penjajakan lewat pacaran justru lebih banyak madharatnya di banding manfaatnya. maka jangan kaget kalo ada mantan “aktifis” pacaran yang berseloroh tentang fenomena pacaran.

“Wah, Bawaanya cuman ngeres doang”.

Dengan menjajaki lewat persahabatan, setidaknya kita akan mendapatkan 4 manfaat yang mustahil hal itu kita dapatkan lewat pacaran. 4 manfaat itu adalah :

1. kita bisa mengetahui si doi yang “asli”, bukan yang semu apalagi palsu. sementara, banyak penelitian telah membuktikan bahwa pacaran lebih banyak penipuanya dengan menampilkan yang baik-baik dan penuh dengan topeng. makanya peterpan sampai bilang, “buka dulu topengmu….!” iya kan ?! contohnya, dulu pernah ada siswi yang konsultasi dan mengungkapkan kekecewaannya terhadap pacarnya, gara-gara pacar ketahuan bahwa setiap malam ternyata hanya mabuk-mabukan bareng ma teman2anya. padahal pacar selau SmS setiap jam 03.00 dini hari ngebangunin si siswi tersebut untuk tahajud, dan ia pun juga bilang kalo sedang tahajud. si siswi sangad bangga karena pacarnya rajin tahajud tiap malam. eh ternyata , kerjaanya cuma mabuk dan miscall si siswi tiap jam 03.00 lah, kacian si siswi! ia begitu kecewa berat.
2. Kita insyallah terhindar dari kekecewaan. maksudnya, kita nggak akan kecewa apalagi stress, karena dalam persahabatan tak ada ikatan apa-apa kecuali saling mencintai karena allah. sementara kalo pacaran ada istilah “jadian” ikrar sehidup semati kayak romeo juliet itu, dan lain-lain. nggak ada bedanya dengan suami istri. bedanya cma gak ada hub sex(tapi sekarang banyak lo.., yang pacaran dan sudah rajin berhubungan intim layaknya suami istri). Nah karena polanya hampir sama dengan suami istri (jadian) maka ia sangat rentan dengan kekecewaan. bagaimana nggak, coba misalnya salah satu berkhianat, atau mungkin menduakan cinta, pasti yang satunya akan kecewa berat. kalo udah resmi jadi suami istri mah enak, sebab pengadilan siap mengurusi, dan di kuatkan dengan adanya akta nikah. nah, dalam pacaran mana mungkin?! kalo mau nuntut, nuntut siapa? inilah di antara sisi madharat pacaran yang insyallah tak akan kita dapatkan pada pejajakan lewat persahabatan.
3. kita bisa terhindar dari murka allah. allah telah melarang kita untuk “mendekati” Zina . (QS. al-isra:32) nabi muhammad pun memberikan rincian bahwa yg termasuk “Mendekati” Zina di antaranya adalah berlama-lama saling memandang sehingga menimbulkan pikiran yg enggak2, asyik berduaan kesana ke mari, saling bersentuhan dengan sengaja, bergaul bebas sebagaimana lazim yang di lakukan oleh orang yang berpacaran. tapi, dalam persahabatan insya allah hal-hal di atas dapat di hindari. ingat deh, bukankah bila larangan-Nya di langgar, allah akan murka?! kemurkaan allah wujudnya bisa bermacam-macam, misalnya kita di “persulit” untuk mendapatkan Jodoh yang baik dan “dipermudah” untuk meraih jodoh yang buruk (QS. AN-Nur:26).
4. Kita pun bisa bebas memilih dan leluasa menyeleksi calon istri kita. kita bisa memilih yang terbaik di antara yang baik. dalam media persahabatan, semua lawan jenis (yang halal untuk di nikahi terntunya) dimuka bumi ini adalah calon kita. semakin besar peluang kita untuk menyeleksi. sehingga akan semakin besar peluang kita untuk mendapatkan jodoh yang terbaik. sementara kalo kita terburu2 memacari seseorang, padahal kita belum tahu persis apakah si doi yang terbaik atau bukan, lantaran kita pacaran hanya karena takut di bilang nggak laku dan di katai jomblo, sehingga jangan nyesel kalo ternyata kita hanya berhasil meraih yang biasa2 aja atau bahkan mungkin lebih parah. padahal kita pingin yang terbaik dan yang luar biasa kan?!.

Dalam SEbuah acara talkshow tentang “Sex Education & Drugs” di salah satu kampus, ada seseorang mahasiswi yang curhat kalo si dia suatu ketika pernah naksir cowok. Dengan semangat 45 ia mengejar cowok itu dan akhirnya berhasil. Nah, suatu saat ketika si cewek jagoan ini bertandang ke rumah cowok yang kini resmi jadi pacarnya tersebut, ia pun kaget. Mengapa? karena tetangga cowoknya ada yang lebih cakep.

Walhasil, si cewek bingung, mau tetep jadian ama pacarnya atau pindah haluan cinta ke tetangga pacarnya (wah, ada-ada saja ya?!). ini hanya sekadar contoh kasus, betapa pacaran jelas tidak memadai untuk memilih dan menyeleksi calon yang terbaik. media persahabatanlah yang insya allah lebih memadai untuk menghantarkan kita pada jodoh yang kita idamkan.

Salam Cinta
------------------------

Silahkan buka juga link halaman Facebook "Sinarilah Dunia Dengan Cinta" untuk gabung, sukai dan berdiskusi berbagi makna tentang cinta. Klik linknya dibawah ini:

=> http://www.facebook.com/sinarilahdunia


0 comments:

Post a Comment